Postingan

RESUME DAY 2

Gambar
  Tema : Perguruan Tinggi di Era Digital dan Revolusi Industri Ainun Najib   Pertemuan bertajuk "AI, Kreativitas, dan Kemanusiaan di Era Digital" ini menekankan bahwa kecerdasan buatan kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, baik di bidang pendidikan maupun bidang lainnya. Kehadirannya bahkan sudah tidak asing lagi di kalangan anak-anak, yang menggunakannya untuk belajar dan menyelesaikan tugas sekolah. Perubahan ini dianggap sebanding dengan penemuan listrik pada masanya, karena keduanya membawa lompatan besar yang mengubah wajah peradaban. Namun, betapa pun besar pengaruhnya, ada dua dimensi krusial yang tak tergantikan oleh teknologi ini: kapasitas manusia untuk berkreasi dan rasa kemanusiaan yang berakar pada empati dan kasih sayang. Kreativitas bukan sekadar kemampuan memproses informasi; melainkan kecerdikan dalam merancang strategi, menghasilkan ide-ide baru, dan memberikan panduan dalam memecahkan masalah kompleks. Kemanusiaan, di sisi la...

RESUME DAY 1

Gambar
Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara Prof. Yudi Latif, MA., Ph.D Ketua Pusat Studi Islam dan Kenegaraan- Indonesia/ PSIK-Indonesia Indonesia, yang pernah dianggap sebagai salah satu kekuatan ekonomi baru di Asia pada tahun 1990-an, kini kembali bergantung pada ekspor bahan mentah. Sementara itu, negara-negara lain yang merdeka sekitar waktu yang sama seperti Amerika Serikat, Tiongkok, dan India. Telah maju lebih jauh berkat fokus mereka yang kuat pada pengembangan sumber daya manusia. Sejak awal, Bung Karno dan Bung Hatta menekankan bahwa kemajuan suatu bangsa tidak ditentukan oleh ukuran atau jumlah penduduknya, melainkan oleh kualitas dan karakter masyarakatnya. Contoh nyatanya adalah Jepang, Korea, dan Tiongkok, yang keberhasilannya berawal dari fokus pada pembangunan manusia, alih-alih hanya mengandalkan sumber daya alam. Indonesia sendiri menghadapi tantangan yang signifikan karena keberagamannya, baik dari segi agama, suku, b...

Tips Move On dari Gagal SNBT

Gambar
SNBT 2025 ( Seleksi Nasional Berbasis Tes ) adalah salah satu seleksi untuk memasuki perguruan tinggi negeri di Indonesia secara kompetitif, hal itu karena siswa yang tidak lolos SNBT 2023 dan 2024 dapat mengikuti SNBT 2025. Sedangkan kuota penerimaan sangat sedikit dibandingkan dengan jumlah pendaftar, sehingga banyak juga yang tidak lulus melalui jalur SNBT ini. Meskipun begitu ada beberapa tips bagi yang belum lolos SNBT 1.     1.     Memberikan waktu untuk bersedih Berlarut larut dalam kesedihan tidaklah baik, maka dari itu berikan waktu untuk diri kita bersedih tetapi hanya dalam batas waktu yang telah di tentukan. Mungkin bisa dengan menangis ataupun memberikan reward kepada diri sendiri. 2.      2.    Ikut Seleksi Mandiri PTN Jalur untuk memasuki PTN tidak hanya SNBT, siswa juga bisa melalui jalur salah satunya adalah Jalur Mandiri. 3.      3.    Mendaftar Perguruan Tinggi Swasta Tidak hanya PTN saja ...

Tips Move On dari Gagal SNBT

Gambar
SNBT 2025 ( Seleksi Nasional Berbasis Tes ) adalah salah satu seleksi untuk memasuki perguruan tinggi negeri di Indonesia secara kompetitif, hal itu karena siswa yang tidak lolos SNBT 2023 dan 2024 dapat mengikuti SNBT 2025. Sedangkan kuota penerimaan sangat sedikit dibandingkan dengan jumlah pendaftar, sehingga banyak juga yang tidak lulus melalui jalur SNBT ini. Meskipun begitu ada beberapa tips bagi yang belum lolos SNBT 1.    1.    Memberikan waktu untuk bersedih Berlarut larut dalam kesedihan tidaklah baik, maka dari itu berikan waktu untuk diri kita bersedih tetapi hanya dalam batas waktu yang telah di tentukan. Mungkin bisa dengan menangis ataupun memberikan reward kepada diri sendiri. 2.      2.    Ikut Seleksi Mandiri PTN Jalur untuk memasuki PTN tidak hanya SNBT, siswa juga bisa melalui jalur salah satunya adalah Jalur Mandiri. 3.     3.    Mendaftar Perguruan Tinggi Swasta Tidak hanya PTN saja opsi...